•   Hotline: (62) 8-1234567-266
  •   Info@assabilholyholistic.com

DARI BANYUWANGI KE JAKARTA HANYA UNTUK BEKAM

Pasangan suami-istri ini harus telaten bepergian Banyuwangi-Jakarta untuk berbekam. Itung-itung sambil jalan-jalan. Sambil refressing. Begitu kata mereka. Biasanya mereka mengambil flight pagi hari dan sekitar jam 11.00 siang sudah berada di Assabil. Berbekam. Menginap semalam di hotel. Lalu esok harinya pagi uthuk-uthuk sudah balik lagi ke Banyuwangi. Flight pagi. Rutin mereka lakukan tiap 3 minggu sekali.

Mereka sudah menikah sejak 2005. Cukup lama, yang berarti sudah 13 tahun menikah. Belum juga diberi momongan. Resah? Tentu saja. Memang Allahlah yang mentaqdirkan seseorang mempunyai anak dengan jumlah tertentu, laki atau perempuan, dan Allah pula yang menetapkan seseorang menjadi mandul


لِلَّهِ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ يَهَبُ لِمَنْ يَشَاءُ إِنَاثًا وَيَهَبُ لِمَنْ يَشَاءُ الذُّكُورَ أَوْ يُزَوِّجُهُمْ ذُكْرَانًا وَإِنَاثًا وَيَجْعَلُ مَنْ يَشَاءُ عَقِيمًا ۚ إِنَّهُ عَلِيمٌ قَدِيرٌ
“Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi, Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki, Dia memberikan anak-anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki dan memberikan anak-anak lelaki kepada siapa yang Dia kehendaki. Atau Dia menganugrahkan kedua jenis laki-laki dan perempuan (kepada siapa yang dikehendakiNya), dan Dia menjadikan mandul siapa yang Dia dikehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Mahakuasa”[Asy-Syura/ : 49-50]

Tahukah mereka bahwa mereka dibuat mandul oleh Allah?
Jawabnya tidak tahu.

Tahukah mereka bahwa mereka dibuat oleh Allah punya anak suatu saat?
Jawabnya tidak tahu

Mengapa?
Karena itu hak Allah sebagai Khaliq.

Lalu apa yang bisa dilakukan?
Jawabnya ikhtiyar dan berusaha

Bisakah mereka mempunyai anak andai tidak berusaha?
Kemungkinanya tipis atau bahkan tidak bisa

Mengapa?
Karena hukum alam mengharuskan begitu. Ada sebab ada akibat. Dan hukum alam adalah hukum Allah

Jadi?
Ya harus berusaha. Harus ikhtiyar.

Maka begitulah di antara ikhtiyar mereka. Harus telaten bepergian Banyuwangi-Jakarta secara rutin tiap 3 minggu sekali. Sebenarnya sich untuk kasus infertility atau gangguan kesuburan, biasanya pembekaman dilakukan tiap 2 minggu sekali. Karena faktor kesibukan mereka sebagai penguasaha, dan juga kesibukan-kesibukan lainya, maka diputuskan tiap 3 minggu sekali. Bahkan kadang 4 minggu sekali.

Kalau dihitung-hitung memang lumayan mahal biayanya. Coba mari kita hitung bersama. Tiket 2 orang PP rata-rata: 1.200.00 x 2 = rp 2.400.000. Hotel 1 malam: rp 500.000. Makan: 150.000. Taxi: 180.000 x 2 = rp 360.000. Jumlah total: rp 3.440.000.

Memang mereka berdua mengalami suatu kondisi yang kurang menunjang untuk memungkinkan dapat hamil. Sang istri mengalami amenorrhea kronik. Sejak gadis jarang haid. Sementara spermatozoid suami juga kurang berkualitas.

Alhamdulillah selama ini Assabil sudah memiliki pengalaman penanganan beberapa infertilitas dengan keragaman sebabnya. Dari sang istri yang mempunyai kista hingga 11 cm, yang hilang sama sekali dan disertai kehamilan pada saat yang sama. Ada pula kasus toxoplasmosis, yang juga menjadi negati dan bersamaan dengan kehamilan pada saat itu pula. Ada pula rubella, yang dinyatakan negatif dan berbarengan dengan kehamilan. Yang lumayan banyak adalah kasus haid yang kacau-balau sehingga tidak ketemu kapan masa suburnya.
Yang lumayan sulit diprediksi adalah respon tiap orang terhadap efek bekam. Ada yang cepat ada yang lambat. Ada yang sekali dua kali bekam sudah langsung berhasil. Ada yang perlu waktu hingga 2 tahun baru berhasil. Di sini terus terang kami agak kebingungan untuk membuat prediksi keberhasilan. Di sinilah pentingnya kita semua berpasrah diri dan bertawakkal kepada Allah yang punya hak penciptaan. Kita semua hanya berusaha dan berikhtiyar.

Kalaulah boleh memilih, kami kru Assabil lebih suka memilih dan sekaligus berharap bahwa pasangan suami-istri yang mengalami infertilitas, langsung diberi keberhasilan dengan kehamilan ketika mereka datang kepada kami, dan tidak harus diulang-ulang hingga sekian kali. Mengapa begitu?

Karena ketika suami-istri yang mengalami infertilitas, lalu datang ke Assabil, lalu Allah memberikan keberhasilan dengan kehamilan, maka kami yakin mereka akan menginformasikan keberhasilan ini kepada saudaranya, temanya, tetangganya, dan kepada siapa pun bahwa mereka sudah berhasil. Sehingga hal ini akan menjadi sumber informasi dan alias iklan gratis.
Memang begitulah yang terjadi selama ini. setiap pasien baru selalu kami tanya, dari manakah informasi tentang Assabil? Ternyata mayoritas pertama berasal dari pasien yang pernah datang ke Assabil. Dan kedua berasal dari website Assabil-holyholistic.com dan juga youtube Assabil Channel.

Betapa bahagianya kami ketika Allah memberikan kesembuhan dan keberhasilan pengobatan bagi para pasien yang selama ini datang ke Assabil. Tapi sekali lagi, Allahlah yang memiliki hak kesembuhan dan keberhasilan.