•   Hotline: (62) 8-1234567-266
  •   Info@assabilholyholistic.com

EFEKTIFITAS BEKAM SUNNAH STERIL MENGOBATI ALERGI

Bekam sunnah adalah bekam yang berdasarkan hadits Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam. Steril dalam tindakan bekam wajib hukumnya tanpa boleh ditawar dan dikurangi. Jika tidak, bekam jsutru akan berbahaya karena dapat menular penyakit dari satu pasien ke pasien lain.

Pertanyaannya, seberapa efektif bekam mengobati alergi?

Biar tidak berpanjang-panjang kami sampaikan contohnya saja. Memang hanya testimonial based. Tapi yakinlah bahwa memang seperti testimoni inilah yang terjadi. Kalaulah ada yang berminat untuk melakukan riset agar naik ke level evident based, in syaa Allah Assabil siap menjembatani dengan penanganan sekian banyak pasien alergik. Beberapa mahasiswa keperawatan UIN Jakarta juga menngambil sampel pasien di Assabil untuk karya ilmiah mereka.

Inilah di antara contoh kasus. Kemarena ada pasien wanita. Usia 9 tahun. Alergennya produk coklat. Gejala klinis yang dialami pasca konsumsi coklat, matanya bengkak dan nyaris menutup mata. Tentu saja terasa berat dan ngejendol, pegel, ngilu dan gatal-gatal.

Hanya dengan dua kali bekam pada bulan Mei 2018 dengan rentang waktu 2 waktu antara bekam pertama dan kedua, gejala di atas sama sekali tidak muncul walau ybs mengkonsumsi coklat. Itu artinya sudah normal dan sembuh. Tapi kemaren, artinya setelah 3 bulan berselang, gejala-gejala tersebut muncul lagi namun tidak seheboh sebelum bekam. Sekedar perkiraan hanya sekitar 30%. Maka kemaren ybs dibekam lagi dan kami anjurkan agar dirutinkan kembali kira-kira tidap 2-3 minggu sekali.

Oya sebagai catatan, pasien dengan kasus alergi, apa pun alergennya, kita suruh mengkonsumsi makanan atau minuman yang menjadi unsur alergennya setelah bekam dua atau tiga kali. Untuk test apakah bekam ini memang efektif dalam pengobatan alergi.

Titik bekam utama yang paling efektif untuk mengatasi alergi adalah di bagian punggung yang paling dekat dengan kelenjar adrenal. Kalau dalam chart ANATOMI HIJAMAH, nama titiknya ZA12-13. Tentu saja dua titik ini mesti dipadu dengan titik-titik lain terutama titik-titik Nabawi. Herbanya dapat diberikan madu, habbah sauda, mimba atau sambiloto. Atau dapat juga disesuaikan dengan kondisi pasien. Sebagai tambahan, penetapan titik bekam di Assabil semuanya serba terukur. Tidak ada titik asal nemplok tanpa pertimbangan. Artinya, untuk penetapan titik-titik bekam di Assabil ada standar keilmuan.

Semoga tulisan ini bermanfaat bagi saudara-saudaraku yang selama ini biasa berbekam dan juga bermanfaat bagi para pembekam lain yang mungkin tidak tahu dimana titik bekamnya untuk kasus alergi.

KATHUR SUHARDI

CEO Assabil Group Jakarta