•   Hotline: (62) 8-1234567-266
  •   Info@assabilholyholistic.com

ASSABIL DENGAN JARGON BEKAM SUNNAH STERIL

Assabil yang mengusung jargon bekam steril, bekam sunnah, bekam sunnah steril, dimaksudkan untuk menguatkan dakwah Sunnah thibbiyyah yang penuh barakah, tapi mesti dilakukan dengan cara yang bermartabat. Tujuan utamanya, agar semua pembekam juga menggunakan jargon yang sama dan standar operasional yang sama. Jadi jargon ini bukan milik Assabil pribadi seperti halnya seorang pembekam yang membuat jargon tapi eksklusif untuk dirinya sendiri atau kelompoknya.

Jauh-jauh hari dan sejak awal jargon ini dipilih karena pertimbangan umum dan bukan pertimbangan khusus yang cenderung mengedepankan egoisme dan akuisme. Karena itulah Assabil aktif mengadakan pelatihan sejak 2003 dan membagikan ilmu bekam kepada siapa pun.

Mengapa harus steril?

Karena ciri utama dalam pengobatan bekam adalah pengeluaran darah dan ada tindakan invasi ke barrier kult walau tipis sekali. Darah adalah salah satu duh atau cairan tubuh yang dapat menularkan penyakit dari satu orang ke lain orang. Entah melalui alat/instrumen, perlengkapan, perilaku, milliu dan bahkan udara. Maka standar steril ini harus melibatkan alat, instrumen, perlengkapan, perilaku pembekam dan semua yang ada di ruang bekam. Bahkan harus sampai ke masalah-masalah di hilir khususnya penanganan limbah bekam. Berapa banyak pembekam yang membuang limbah bekam yang berbahaya dan infeksius langsung ke tempat sampah. Berapa banyak? Banyak sekali. Bahkan dibakar pun dengan pembakaran manual masih menimbulkan polutan asap. Maka dalam hal ini, di samping Assabil mengusung jargon bekam sunnah steril juga memberi contoh.

Mengapa harus bekam sunnah?

Karena dalam kacamata orang Muslim, bekam ini bagian dari Sunnah Rasulullah yang harus diimani dan syukur-syukur diamalkan. Maka acuan dalam pelaksanaan bekam tentu harus mengacu kepada hadits-hadits Nabawi. Satu ciri utama bekam adalah pengeluaran darah. Dalam matan (teks yang disabdakan Nabi) jelas tertulis kata syarthah yang berarti torehan, sayatan, skarifikasi. Maka sejak awal Assabil konsisten dan istiqamah menggunakan metode syarthah dan sama sekali tidak pernah menggunakan alat lain yang tidak menggambarkan syarthah seperti penggunaan jarum khusus yang disebut lancet. Memang, memang penggunakan lancet ini sangat mudah. Sambil merem pun bisa. Tapi apakah dunia pengobatan yang sarat dengan ilmu justru dipilih yang mudah dan tidak mau mempelajari dan mempraktikkan sesuatu yang sulit?

Sekali lagi, Assabil Holy Holistic selalu konsisten mendakwahkan bekam yang sesuai sunnah dan memenuhi standar steril untuk menjaga kesehatan dan keamanan pasien dalam penularan penyakit.