•   Hotline: (62) 8-1234567-266
  •   Info@assabilholyholistic.com

BEKAM PENYAKIT MATA YANG LANGKA DAN ANEH

Kemaren kedatangan pasien, pria usia 41 tahun. Bingung, resah, nervous, tak tahu apa yang harus dilakukan ke depan. Mana anak-anak masih kecil dan membutuhkan biaya hidup dan biaya sekolah. Suram. Bukan dalam pengertian nisbi karena masa depan yang suram, tapi karena memang pandangan matanya yang suram. Sudah mencoba berobat kemana-mana. Hasilnya nihil. Penanganan medis di rumah sakit sudah hand up. Nyerah. Ini bukan berarti bernada nyinyir terhadap kemampuan medis lo. Bukan. Bukan karena antipati ke medis. Bukan sama sekali. Karena toh keluarga kami keluarga medis.

Kasusnya, pasien ini mengalami kondisi yang sangat mengganggu dan bahkan menghambat aktifitas kehidupannya sehari-hari terutama dalam mencari nafkah keluarga. Profesinya membuat karpet mobil. Oya, info ke Assabil berasal dari keponakannya yang mahasiswi S1 keperawatan UIN yang dua minggu sebelumnya ikut kuliah di Assabil mata kuliah komplementer Thibb Nabawi. Dua SKS.

Kasusnya lumayan rumit dan berat, dalam pengertian semua usaha pengobatan sudah mentok. Jika siang hari dan mendapat paparan sinar matahari, maka dia tidak mampu melihat obyek apa pun. Tentu saja harus ada orang lain yang menuntunnya jika keluar rumah siang hari. Namun jika di dalam ruangan umpamanya dengan cahaya secukupnya, dia masih bisa melihat.Dari hasil tes visual secara langsung terhadap beberapa obyek terutama tulisan, dia masih mampu melihat tulisan walau tak mampu melihat tulisan font 12. 

Kondisi yang dialami pasien ini secara umum berbalik dari nyctalopia atau biasa disebut rabun senja atau rabun ayam. Gejala yang dialami penderita nyctalopia akan mengalami kesulitan melihat obyek karena kekurangan sumber cahaya, karena riwayat dan sebab apa pun seperti malagizi, luka, atau bawaan dari lahir.

Oya, ada yang tertinggal info, pasien ini mengalami kelainan penglihatan sejak 2015 yang berawal dari pusing dan nyeri kepala serta gangguan keseimbangan. Jadi sebelumnya dalam keadaan normal.

Terus terang klinik bekam sunnah steril Assabil belum pernah mendapatkan kasus yang tergolong aneh ini. Sehingga sekedar prediksi kesembuhan yang diharapkan juga masih samar. Tapi kalau boleh dibuat perbandingan dengan kasus-kasus lain yang berhubungan dengan gangguan penglihatan, alhamdulillah Assabil sudah pernah mempunyai riwayat yang lumayan membanggakan.

Di antaranya:

  1. Pasien buta total karena narkoba. Sorot senter tepat di depan matanya pun dia tak mampu dilihatnya. Disfungsi total. Dengan beberapa kali bekam dan tentu saja dengan titik-titik yang khusus, dia sudah mampu melihat walau masih kabur. Setidaknya dia sudah bisa berjalan sendiri tanpa dituntun orang lain.
  2. Anak muda sehingga harus drop out sekolah SMP karena matanya kabur bur. Buram ram. Sebabnya karena terkena air kencing katak kaki panjang. Dengan bekam beberapa kali, dia sudah mampu naik motor dan dapat sekolah lagi walau untuk tulisan yang kecil dia belum mampu melihatnya.
  3. Anak muda usia 22 tahun, disfungsi otot kelopak mata atau disebut ptosis. Sudah opname di RS terkenal di Jakarta selama 11 tahun, namun hasilnya nihil. Tanpa perubahan sedikit pun.

Alhamdulillah dengan bekam 3 kali, kelopak matanya kembali normal.
Besar harapan kami semoga pasien ini diberikan kesembuhan oleh Allah melalui pengobatan bekam yang menjadi Sunnah Nabawiyah. Berobat dengan pengobatan Sunnah pun sudah berpahala. Lebih barokah lagi jika kemudian diberikan kesembuhan dengannya. Dan kesembuhan ini tentu saja harus dipadu dengan ijtihad dalam menetapkan titik-titik bekam yang tepat dan terukur secara patofisiologis. Tidak sembarang kop sana kop sini. Berdasarkan pengalaman seperti beberapa kasus di atas, dan dengan berharap kepada Allah, kami yakin in syaa Allah pasien tersebut diberikan kesembuhan.

Ya Allah ya Rabb, hanya kepada-Mulah kami memohon kesembuhan karena sesungguhnya Engkaulah satu-satunya Dzat yang memberikan kesembuhan kepada kami.

Kathur Suhardi
CEO Assabil Group