•   Hotline: (62) 8-1234567-266
  •   Info@assabilholyholistic.com

Buku Pegangan Wajib Praktisi Hijamah

Di era keterbukaan teknologi informasi seperti saat ini, tak terlalu sulit bagi siapa pun untuk berselancar di dunia antahberantah. Maka hadits-hadits tentang keutamaan hijamah, perintah hijamah saat isra', upah hijamah yang buruk, hijamah saat puasa dan juga hadits-hadits inti tentang hijamah, relative mudah ditelusur.

Meski begitu, ternyata masih banyak sumber informasi yang kurang akurat, sehingga hadits dha'if atau bahkan munkar dianggap hadits shahih, lalu kesana kemari dijadikan dalil. Berapa banyak orang yang tahu bahwa hadits titik jauzatul-qamahduwah yang menyembuhkan 72 macam penyakit adalah hadits dha'if? Yang lebih celaka lagi, hadits yang semestinya bukan diriwayatkan Fulan, disebutkan sebagai riwayatnya. Efek terbesar bagi orang yang bermain api dengan hadts adalah membuat kedustaan atas nama Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam. Tahukah Anda apa resikonya? Fal-yatabawwa' maq'adahu minan-nar. Hendaklah dia mengambil tempat duduknya yang terbuat dari api neraka. Na'udzu billah min dzalik.

Apakah Antum sudah pernah mendengar hadits tentang hal-hal yang berkait dengan hijamah berikut ini:

1. Kelebihan membaca ayat Kursi saat hijamah

2. Abdullah bin Az-Zubair pernah meminum darah bekam Rasulullah

3. Perintah memendam darah bekam

4. Efek negatif bekam di kepala yang merusak memori

5. Rasulullah dibekam di masjid ataukah di rumah?

6. Memang benar alat yang digunakan pada zaman Rasulullah adalah tanduk? Apa buktinya?

7. Kalau ada pembekam yang berani membekam 13 titik sekaligus di kepala atau bahkan lebih, lalu berapa titikkah Rasulullah dibekam sekaligus?

8. Dan lain-lainnya

Diusahakan semua hadits yang berkaitan dengan hijamah sudah termaktub di sini, dengan jumlah lebih dari seratus hadits, lengkap dengan penjelasan statusnya dari shahih, hasan, dha'if, maudhu' hingga munkar jiddan, dengan satu tujuan agar tidak ada dusta di antara kita.

Buku ini merupakan pegangan wajib bagi setiap praktisi hijamah, siapa pun dan di mana pun. Mengapa? Karena akan sangat aneh sekali jika pasien hijamah lebih tahu tentang hadits hijamah ketimbang pembekamnya. Mengapa? Karena pasien tersebut sudah membaca buku ini.

"Ustadz," kata pasien mengawali obrolan saat dia dihijamah. Seorang pembekam biasanya dipangil ustadz walau bukan seorang ustadz dalam pengertian keilmuan, profesi dan kapabiliti. Dan, ini merupakan panggilan yang berkelas bagi setiap pembekam. Bahkan ada mantan sopir biskota yang beralih jadi pembekam dan dia pun dipanggil ustadz. "Titik bekam Nabawi yang di kepala ada berapa sich?"

"Yang saya tahu hanya ummu mughits," jawab pembekam.

"Yang saya tahu ada beberapa, yaitu al-yafukh dan hammah selain ummu mughits," kata pasien.

"Dari mana Bapak tahu?" Tanya pembekam.

"Dari hadits tentu saja," jawab pembekam.

"Maksudnya, bapak baca di buku apa?" Tanya pembekam.

"Di buku yang disusun Ustadz Kathur.

Begitu pula para pengurus dan anggota Asosiasi Bekam Indonesia atau yang belum menjadi anggota. Gambaran ideal untuk system pelatihan hijamah ke depan dan untuk pemenuhan ujian sertifikasi oleh LSK, perlu ada hapalan hadits minimal sekian hadits untuk level 1 dan 2, dan minimal sekian hadits untuk level 3 dan 4. Begitu pula jika nanti (in syaa Allah) sudah ada prodi D3 bekam.

Buku dalam proses setting, prediksi ketebalan 150 halaman, dan edisi pertama dibagi GRATIS TIS bagi peserta seminar DoB 2.0 pada 14 Juni 2015 di Auditorium UIN Sunan Ampel Surabaya. Maka jangan lewatkan kesempatan emas ini, karena ini merupakan seminar bekam yang in shaa Allah paling berbobot, dengan target audiens 1.500 hadirin.

Selagi belum naik cetak, ada yang usul, agar ada tulisan dari para pemerhati hijamah, siapa pun, yang juga dicantumkan di dalam buku ini, semacam endorsement begitulah. Berdasarkan usulan ini, maka bayangkan saja dalam pikiran bagaimana kira-kira isi buku ini, lalu kasih komentar, dan pihak redaktur akan menyeleksi komentar-komentar yang dianggap layak (masih ada waktu 1 minggu):

DICARI KOMENTAR/MASUKAN/USULAN TERBAIK UNTUK DICANTUMKAN DI BUKU 'HADITS-HADITS HIJAMAH'.