•   Hotline: (62) 8-1234567-266
  •   Info@assabilholyholistic.com

Dulu Assabil pernah membuat percobaan system pembayaran upah bekam/hijamah dengan cara menyerahkan kepada pasien berapa pun terserah kepada mereka, berapa pun nilainya. Sehari dua hari ada keasyikan tersendiri saat membuka tiap amplop pada sore harinya. Dag dig dug, menunggu sesuatu yang belum pasti. Hasilnya, rata-rata nilainya tak pernah lebih dari Rp 25.000 perpasien., dan tak satu pun yang membayar di atas Rp 50.000. Artinya, mayoritas pasien membayar di bawah nilai angka pertama.

Boleh jadi pertanyaan ini mewakili minimal lintasan pikiran di benak sebagian orang atau bahkan sekian banyak orang ketika ada info Ustadz Kathur masuk rumah sakit, di ruang intermediate lagi, tepatnya sejak Ahad 16 Desember 2013 lalu. Emang pembekam enggak boleh sakit? Emang dokter enggak bisa sakit? Emangnya seorang dokter spesialis paru enggak bisa terkena pnemonia? Emangnya dokter spesialis jantung enggak bisa terkena angina pectoris? Emangnya seorang ustadz yang mukhlis enggak bisa sakit? Emangnya seorang rasul dan nabi enggak bisa sakit?

Ana mendapat foto ini dari seorang dokter yang biasa memberikan pelatihan bekam, yang menyatakan bahwa cara bekam seperti itu bukan termasuk SOP yang diajarkannya.

Ini merupakan sebuah ilustrasi bagaimana praktik bekam dengan modal apa adanya, bukan ada apanya.

Barusan ada seorang akhawat, alumni pelatihan Assabl, bahkan dua kali dia ikut pelatihan. Dia tanya, apa saya perlu ikut ujian standarisasi ABI?

Login Anggota