•   Hotline: (62) 8-1234567-266
  •   Info@assabilholyholistic.com

Boleh jadi pertanyaan ini mewakili minimal lintasan pikiran di benak sebagian orang atau bahkan sekian banyak orang ketika ada info Ustadz Kathur masuk rumah sakit, di ruang intermediate lagi, tepatnya sejak Ahad 16 Desember 2013 lalu. Emang pembekam enggak boleh sakit? Emang dokter enggak bisa sakit? Emangnya seorang dokter spesialis paru enggak bisa terkena pnemonia? Emangnya dokter spesialis jantung enggak bisa terkena angina pectoris? Emangnya seorang ustadz yang mukhlis enggak bisa sakit? Emangnya seorang rasul dan nabi enggak bisa sakit?

Ana mendapat foto ini dari seorang dokter yang biasa memberikan pelatihan bekam, yang menyatakan bahwa cara bekam seperti itu bukan termasuk SOP yang diajarkannya.

Ini merupakan sebuah ilustrasi bagaimana praktik bekam dengan modal apa adanya, bukan ada apanya.

Barusan ada seorang akhawat, alumni pelatihan Assabl, bahkan dua kali dia ikut pelatihan. Dia tanya, apa saya perlu ikut ujian standarisasi ABI?

Untuk lebih memudahkan penggambaran bahwa pengobatan ala-Nabi itu benar-benar ada, mari kita menyandarkan penjelasan kepada seorang ulama yang dikenal istiqamah pada manhaj Islam, Ibnul-Qayyim Al-Jauziyyah, yang berkata dalam kitabnya yang terkenal, Ath-Thibb An-Nabawi

Login Anggota